Anak mama? Kenapa dengan anak
mama? Di mata semua orang anak mama itu adalah anak yang di manja sekali sama
orang tuanya terutama pada mamanya.
SAYA TERMASUK ANAK MAMA
Saya adalah salah satu dari anak
mama hahahah, yaa bener lah abis mau anak siapa? Sewaktu SD saya sering sekali
dibully atau di katain “anak mama” ketika saya berangkat sekolah, karena saya
memakai jemputan, saya selalu di temani oleh mama saya di ujung jalan gang
rumah saya dan mama selalu membawakan tas dan tempat minum saya, mungkin karena
sayangnya beliau kepada saya.
HANYA BISA DIAM
Jengkel banget sih ketika saya di
bully seperti itu dari rumah sampai sekolah mereka teman – teman jemputan saya
selalu membahas saya, yaa karena dulu saya masih kecil akhirnya saya hanya
diam, diam, dan diam, sehari, dua hari, tiga hari saya tahan dan akhirnya yang
ke empat harinya saya berkata kepada mama saya tidak usah di anterin sampe
depan gang, mungkin saat itu mama saya tidak mengerti apa yang saya rasakan
ketika di bus jemputan tersebut karena saya tidak cerita kepada mama saya.
EMANG MASIH KECIL SIH
Bahkan ketika itu saya malah
benci dengan mama saya karena sifatnya yang terlalu memperlakukan saya seperti
anak kecil, emang masih kecil sih, hahahah tapi maksud saya adalah biarkan saya
mandiri jangan terlalu memanjakan saya, pikiran saya saat itu.
MENYADARI BAHWA MAMA SAYA ADALAH NO. 1
Tapi saya menyadari satu hal,
perhatian dan kasih sayang yang telah mama saya berikan kepada saya, adalah cintanya seorang ibu kepada anaknya
lebih dari siapapun, bahkan ia rela meninggalkan tugasnya sebagai ibu rumah
tangga hanya untuk anaknya, bodohnya saya ketika itu pernah membenci mama saya.
TIDAK PEDULI
Sekarang saya tidak peduli dengan
kata – kata “dasar anak mama” atau “gak boleh kluar malem ya? Dasar anak mama”,
saya selalu bersyukur mempunyai seorang mama yang hebat, tidak pernah lelah,
selalu menyayangi anaknya dan tidak pernah mengeluh, terserah mereka yang
berkata seperti itu karena saya tidak akan merubah sifat saya, saya akan selalu
mencintai dan menyayangi mama saya, bahkan rosullullah SAW pernah ditanya oleh
seorang sahabat: yaa rosul siapa yang engkau lebih cintai? Rosul bersabda: ummi
(ibu), pertanyaan sahabat ini sampai 3 kali dan rosul menjawabnya dengan
jawaban yang sama. Jadi tungu apa lagi bahkan rosul saja mengajarkan kita untuk
mencintai seorang ibu lebih dari apapun.
Jika ada salah – salah kata saya
mohon maaf yang sebesar – besarnya.
TERIMA KASIH
Assalamualaikum wr wb.




No comments:
Post a Comment