Breaking

LightBlog

Friday, February 5, 2016

Anak Mama




Anak mama? Kenapa dengan anak mama? Di mata semua orang anak mama itu adalah anak yang di manja sekali sama orang tuanya terutama pada mamanya.

SAYA TERMASUK ANAK MAMA
Saya adalah salah satu dari anak mama hahahah, yaa bener lah abis mau anak siapa? Sewaktu SD saya sering sekali dibully atau di katain “anak mama” ketika saya berangkat sekolah, karena saya memakai jemputan, saya selalu di temani oleh mama saya di ujung jalan gang rumah saya dan mama selalu membawakan tas dan tempat minum saya, mungkin karena sayangnya beliau kepada saya. 

HANYA BISA DIAM
Jengkel banget sih ketika saya di bully seperti itu dari rumah sampai sekolah mereka teman – teman jemputan saya selalu membahas saya, yaa karena dulu saya masih kecil akhirnya saya hanya diam, diam, dan diam, sehari, dua hari, tiga hari saya tahan dan akhirnya yang ke empat harinya saya berkata kepada mama saya tidak usah di anterin sampe depan gang, mungkin saat itu mama saya tidak mengerti apa yang saya rasakan ketika di bus jemputan tersebut karena saya tidak cerita kepada mama saya.

EMANG MASIH KECIL SIH
Bahkan ketika itu saya malah benci dengan mama saya karena sifatnya yang terlalu memperlakukan saya seperti anak kecil, emang masih kecil sih, hahahah tapi maksud saya adalah biarkan saya mandiri jangan terlalu memanjakan saya, pikiran saya saat itu. 

MENYADARI BAHWA MAMA SAYA ADALAH NO. 1
Tapi saya menyadari satu hal, perhatian dan kasih sayang yang telah mama saya berikan kepada saya,  adalah cintanya seorang ibu kepada anaknya lebih dari siapapun, bahkan ia rela meninggalkan tugasnya sebagai ibu rumah tangga hanya untuk anaknya, bodohnya saya ketika itu pernah membenci mama saya.

TIDAK PEDULI
Sekarang saya tidak peduli dengan kata – kata “dasar anak mama” atau “gak boleh kluar malem ya? Dasar anak mama”, saya selalu bersyukur mempunyai seorang mama yang hebat, tidak pernah lelah, selalu menyayangi anaknya dan tidak pernah mengeluh, terserah mereka yang berkata seperti itu karena saya tidak akan merubah sifat saya, saya akan selalu mencintai dan menyayangi mama saya, bahkan rosullullah SAW pernah ditanya oleh seorang sahabat: yaa rosul siapa yang engkau lebih cintai? Rosul bersabda: ummi (ibu), pertanyaan sahabat ini sampai 3 kali dan rosul menjawabnya dengan jawaban yang sama. Jadi tungu apa lagi bahkan rosul saja mengajarkan kita untuk mencintai seorang ibu lebih dari apapun. 

Jika ada salah – salah kata saya mohon maaf yang sebesar – besarnya.
TERIMA KASIH
Assalamualaikum wr wb.

No comments:

Post a Comment

Adbox