Tau gk sih kalian bahwannya anak
umur 11 tahun saja sudah ada yang pacaran, jaman saya SD dulu memang sudah ada
pacaran tapi beda jauh banget dengan pacaran jaman ini, pacaran jaman sekarang
sudah melakukan yang menurut saya itu sudah tingkat level dewasa.
Tidak Ada Sopan Santun
Kelakuan generasi penerus kita
tidak jauh dari perlakuan kita sendiri yang menjadikan merka seperti itu
contohnya dengan sinetron-sinetron yang mengajarkan mereka menjadi anak – anak
yang tidak patut dicontoh.
Bayangkan saja pada tahun ini
generasi penurus kita sudah terjangkit dengan virus pacaran yang tingkatnya di
level dewasa bagaimana 20 tahun kedepan apa yang akan terjadi nanti.
Saya sebenernya sedikit kesal
dengan anak – anak jaman sekarang yang sudah tidak tahu sopan santun, bahkan
mereka melakukan itu seperti biasa, seakan – akan tidak terjadi apa – apa,
lebih lagi di jaman ini pacaran juga seperti menjadi hal yang biasa.
Kapan saya pacarannya??
Waktu saya kecil saya melihat
orang dewasa pacaran, sekrang saya sudah dewasa melihat anak kecil pacaran?
Terus saya kapan pacarannya? Ahhaah, saya tu geli banget kalau liat orang
pacaran, suap – suapan, sok – sok perhatian, udah yakin allah bakal jadiin
kalian sebagai suami istri? Belom tentu kan, jodoh itu ditangan allah,
bagaimana pun usaha kalian, kalau allah berkhendak tidak dengan dia, maka apa
yang akan kalian lakukan? Protes?hahaahh sono protes ke akhirat.
Bingung Dengan Sifat Perempuan?
Saya tu juga bingung sama
perempuan – perempuan jaman sekarang yang mau saja di bodoh – bodohi oleh
pacarnya, cwok itu gk ada yang setia, dia akan mencari - cari jika dya sudah
bosan, karena cinta nya kepada perempuan hanya dilihat dari fisik, tidak dari
hati, jika cwok itu cinta kalian dari hati maka dya tidak akan mengajak kalian
pacara,akan tetapi dia akan mengajak kalian naik ke atas plaminan, itu baru
cwok.
Tapi yang saya bingung kepada
perempuan, kenapa cwok yang serius untuk meminangnya malah disia – siakan
justru cwok yang hanya main – main kepada perempuan itu malah di pertahankan
sebenernya yang bodoh siapa?
Dari beberapa orang yang saya
temui dan saya ajak obrol bahwasannya perempuan itu setia walaupun sudah di
sakiti berulang – ulang tapi hatinya hanya untuk cwok yang di sayangi, ketika
saya bertanya:
Saya :kenapa kok gk diputusin saja? Dya sudah buat kamu
menderita.
Perempuan :aku udah terlanjur sayang sama dya.
Saya berbicara dalam hati
“mengapa kamu? Mempertahankan cwok yang sudah menyakiti kamu, kamu seperti
tidak mempunyai pilihan lagi pdahal aku ada di depan kamu ”. eaaaaa ahahhah.
Jika ada salah – salah kata saya
mohon maaf yang sebesar – besarnya.
Terima kasih
Assallamualikum wr wb




No comments:
Post a Comment