Breaking

LightBlog

Wednesday, February 10, 2016

Tidak Peduli




Ketika saya SMP pada tahun 2006 saya masuk di SMP B.U (Budi utomo) Perak, Jombang, Jawa Timur, saya dikenal sebagai anak manja atau anak mama ya mungkin karena dlu saya masih imut – imut hahaahah.

DI CUEKKIN
Pada suatu hari saya merasa sedih saya hanya ingin pulang kerumah karena sifat – sifat dari teman sekost saya yang mengasingkan saya seperti tidak kenal, hahha mungkin kalian pernah juga merasakan  bagaiamana rasanya tidak di sapa, tidak pernah diajak ngobrol, dan masih banyak lagi mungkin salah satu kalian pernah mersakannya, bagaimana perasaan kalian saat itu lebih sakit dari pada tinggal pacar bukan? Hahah

TAK DIANGGAP
Yang paling menyakitkan menurut saya adalah ketika momen dimana mereka berkumpul bercanda tawa, bersenda gurau tanpa saya dan ketika saya menghampiri mereka, mereka diam dan langsung BUBAR, pasti kalian tau bagaimana perasaan saya saat itu, rasanya seperti di tombak dari belakang tembus melwati dada saya, hahahah tapi saya hanya diam duduk di tempat mereka berkumpul sebelumnya, saya berfikir kenapa kalian melakukan itu kepada saya? Apakah saya najis? Sehingga kalian tidak mau berteman dengan saya? Itulah yang saya pikirkan saat itu.

TAK BISA MELAKUKAN APA – APA
Saya bingung ingni melakukan apa? Saya ingin marah, marah sama siapa? Saya ingin curhat, Curhat kesiapa? Saya ingin pukul mereka, yakin berani? meraka sudah SMA,  akhirnya saya bisa menangis dalam hati, cukup lama saya di cuekkin di dalam kost bahkan ketika berangkat ngaji saya pun berangkat sendiri dan berangkat sekolah pun sendiri bahkan makan pun sendiri, saya seperti tidak mempunyai teman, saat itu saya tidak menyadari bahwsannya dunia itu luas sejauh mata saya memandang langitpun tidak ada ujungnya, mengapa saya harus terperangkap di dalam situasi ini, dipikiran saya saat itu hanya ingin pulang, tidak ingin kambali.

Tapi saya tidak menyalahkan mereka tapi saya berterima kasih kepada mereka, karena mereka mengajari saya banyak hal. 

Dan sekarang saya mempunyai banyak teman tidak peduli dia berasal dari mana, anaknya siapa, mau kaya mau miskin saya tetap mengharagai karena meraka mengakui keberadaan saya. 

Terima kasih. 

assallamualaikum  wr wb



No comments:

Post a Comment

Adbox